Ada disebut-sebut sebuah hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiallahu Anhu, katanya:
Dahulu, cincin Rasulullah terbuat dari perak, dan mata cincinnya adalah Batu Murah dari Etiopia. (HR. Muslim No. 2094)
Inilah hadits paling shahih tentang Batu Murah cincin-nya nabi , yaitu Batu Murah dari Etiopia. Tapi, apakah itu? Para ulama berbeda tentang itu. Imam An Nawawi Rahimahullah mengatakan:
Berkata para ulama: Yakni Batu Murah dari Etiopia, yaitu Batu Murah dari jaza atau aqiq, yg keduanya menjadi barang berharga di Etiopia dan Yaman. Ada yang bilang warnanya khas Etiopia, yaitu hitam. Terdapat keterangan dalam Shahih Al Bukhari dari riwayat Humaid dari Anas juga bahwa mata cincinnya terbuat darinya (Batu Murah Etiopia) . Berkata Ibnu Abdil Bar: Inilah yang paling shahih. Yang lain mengatakan keduanya shahih. Dahulu Nabi suatu waktu pakai cincin yang matanya darinya, pada waktu lain Batu Murah Etiopia, pada hadits lain mata cincinnya dari aqiq. (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/71. Cet. 2, 1392H. Dar Ihya At Turats, Beirut)
Sementara Al Kasymiri mengartikan mata cincin dari Etiopia ini adalah aqiq. (Al Urf Asy Syadzi, 3/255. Cet. 1, 1425H. Dar At Turats Al Arabi, Beirut. Tashhih: Syaikh Mahmud Syakir)
Sedangkan Imam An Nawawi, dalam keterangannya itu, Beliau tidak menerangkan derajat hadits tentang Nabi pernah memakai aqiq dan seperti apa bunyi haditsnya, juga tidak disebutkan.
Imam Abu Abdillah Az Zarkasyi Rahimahullah mengatakan:
Hadits yang ke 39: Bercincinlah kalian dengan aqiq karena dia bisa meniadakan kefaqiran. Hadits ini diriwayatkan oleh pengarang Al Firdaus (Imam Ad Dailami), dari jalan Anas bin Malik , Umar bin Al Khathab, Aisyah, dan Ali, dan selain mereka dengan sanad yang banyak. Serta dalam kitab Al Yawaqiit karya Al Matrizi: Mengabarkan kepadaku Abul Qasim Ash Shayigh, katanya: Ibrahim Al Harbi ditanya tentang sabdanya: bercincinlah dengan aqiq Beliau menjawab: SHAHIH. Beliau juga mengatakan: diriwayatkan juga bercincinlah dengan aqiq, yaitu tinggallah dengan aqiq dan mukimlah dengannya. Diriwayatkan dari Abdu Khair, dari Ali, katanya: bercincin dengan aqiq adalah berkah. (At Tadzkirah fil Ahadits, 1/105-106)
Imam Badrudin Al Aini Rahimahullah mengatakan:
: . : : () .
Ada pun Aqiq, tidak apa-apa memakainya sebagai cincin. Para sahabat kami meriwayatkan atsar tentang masalah ini. Yaitu bahwa Nabi pernah memakai cincin dengan aqiq. Beliau bersabda: Pakailah cincin dengannya, karena itu diberkahi. Aku (Imam Al Aini) berkata: Riwayat ini mesti didiskusikan lagi statusnya. Tetapi Ibnu Manjawaih meriwayatkan dari Ibrahim, bahwa Nabi bersabda: Barang siapa yang memakai cincin dari Yaqut Kuning dia tidak pernah faqir, dan Batu Murah Zamrud bisa menolak kefaqiran. (Umdatul Qari, 22/37. Dar Ihya At Turats, Beirut)
Syaikh Syamsuddin As Safiiri Rahimahullah mengatakan:
: .
: : :
Ada pun memakai cincin aqiq, itu boleh saja, begitu juga Yaqut baik bagi laki-laki dan wanita. Bahkan ada yang mengatakan sesungguhnya aqiq bisa menghilangkan kesedihan dan Yaqut bisa meniadakan kefaqiran. Ibnul Imad mengatakan dalam Syarh Sirah-nya, bahwa Ibnu Ghanim meriwayatkan dalam kitabnya Al Faaiq fil Lafzhi Ar Raaiq: Bahwa Nabi bersabda: Pakailah cincin aqiq karena hal itu diberkahi, pakailah cincin-cincin dari aqiq sebab kalian tidak akan pernah sedih selama itu masih dipakai, pakailah cincin Yaqut karena itu meniadakan kefaqiran. (Al Majalis Al Wazhiyah, 2/112. Cet. 1, 1425H. Darul Kutub Al Ilmiyah)
Bagaimanakah hadits yang menyebutkan bahwa aqiq bisa menghilangkan kesedihan? Berkata Imam Al Munawi Rahimahullah: Hadits ini batil. (At Taisir bisyarh Al Jaami Ash Shaghiir, 1/445. Cet. 3, 1408H. Maktabah Al Imam Asy Syafii, Riyadh)
Bahkan para Imam Ahli Hadits menghukumi hadits-hadits tentang aqiq semuanya adalah tidak kuat bahkan palsu, termasuk hadits yang dinyatakan shahih oleh Ibrahim Al Harbi.
Imam As Sakhawi telah mengomentari hadits: Pakailah oleh kalia cincin aqiq, karena itu diberkahi. Beliau mengatakan: hadits banyak jalan, dan semuanya dhaif. Dan, Beliau memaparkan hadits-hadits tentang perintah memakai Batu Murah aqiq dan segala keutamaannya, menurut penelitiannya, semuanya dhaif bahkan ada yang palsu. (Lihat detilnya dalam Al Maqashid Al Hasanah, Hal. 252-253)
Berkata Imam Al Munawi Rahimahullahi:
: :
Berkata Ibnu Rajab Rahimahullah: Semua hadits tentang bercincin dengan aqiq tidak satu pun yang kuat. Al Uqaili berkata: Tidak ada sedikit pun yang shahih tentang bercincin dengannya. Dan dalam kitab Al Mizan telah dipastikan bahwa itu adalah palsu. Ibnu Zanjawaih meriwayatkan dengan sanad yang dhaif dari Ali Karamallah Wajhah, secara marfu, Barang siapa yang memakai cincin Yaqut Kuning maka dia akan tercegah dari penyakit Thaun. (Faidhul Qadir, 3/235. Cet. 1, 1356H. Maktabah At Tijariyah Al Kubra, Mesir)
Imam Abu Ishaq Al Halabi Asy Syafii Rahimahullah mengatakan dalam kitab khusus tentang cincin aqiq:
(()) : . .
Telah datang riwayat tentang bercincin dari aqiq dan semisalnya, pada sejumlah atsar yang banyak, di antaranya yang dikatakan Ibnul Jauzi dalam kitabnya (Al Maudhuat), katanya: Semuanya tidak ada yang shahih dan dia menjelaskan keadaan pera perawinya dan beralasan dengan itu untuk menyatakan pendapat tersebut. Juga disebutkan dari Abu Jafar Al Uqaili bahwasanya tidak ada satu pun hadits yang valid dari Nabi dalam pembahasan aqiq ini. (At Taliq Ar Rasyiq fit Takhtimil Aqiq, Hal. 10)
Kesimpulan:
Menurut para imam hadits, hHadits-hadits tentang aqiq semuanya dhaif, bahkan ada yang palsu.
Hadits yang paling shahih dalam Batu Murah cincin adalah Batu Murah cincin dari Etiopia (Habasyah) diriwayatkan Imam Muslim, At Tirmidzi, dan lainnya. Itu pun para ulama berbeda tafsir tentang Batu Murah Etiopia itu; ada yang mengatakan aqiq, ada yang mengatakan jaza.
Memakai Batu Murah aqiq boleh, sebagaimana Nabi memakai Batu Murah cincin dari Etiopia, dan ini pula yang dikeputusankan para ulama.
Hendaknya memakai cincin dijari yang disunahkan yaitu kelingking atau manis, bukan dijari yang dimakruhkan yaitu telunjuk, tengah, dan jempol.
Hendaknya para pemakai aqiq tidak meyakini keistimewaan apa pun yang bisa mendatangkan manfaat dan mudharat bagi kehidupannya, sebab hal itu akan membawa pelakunya pada pintu kemusyrikan.
Jadikanlah perhiasan biasa saja, sebagaimana perhiasan halal lainnya. Wallahu alam
Antisipasi kerusakan lingkungan, Sumsel bentuk Perda Batu Murah Akik Kelawing
Maraknya penambangan Batu Murah Akik Kelawing yang dilakukan masyarakat Sumsel, disinyalir bakal merusak lingkungan. Untuk mengantisipasinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel bakal membentuk peraturan daerah (Perda) tentang Batu Murah Akik Kelawing.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumsel Lukitariati mengungkapkan, sejauh ini kewenangan izin berbagai jenis penambangan berada di Bupati/Wali Kota. Namun, pihaknya tetap akan mengaturnya lebih jelas sehingga menjadi batasan perizinan.
"Izinnya tetap wewenang Bupati dan Wali Kota. Tapi, rencananya kita bakal bentuk Perda soal penambangan Batu Murah Akik Kelawing," ungkap Lukita, Kamis (12/3).
Dijelaskannya, penambangan Batu Murah Akik Kelawing di wilayah Sumsel dilakukan secara sporadis. Usai menggali, masyarakat meninggalkan begitu saja lubang galian dan berpindah ke lokasi ini. Meski demikian, belum ditemukan kerusakan alam.
"Laporan kerusakan lingkungan belum parah, tapi nanti kita pantau lagi. Para penambang juga diimbau tetap mematuhi peraturan penambangan yang ada," kata dia.
Dia menambahkan, di provinsi itu banyak daerah yang menjadi lokasi penggalian Batu Murah Akik Kelawing. Diantaranya, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Pagaralam, Lubuk Linggau, dan Lahat.
"Kita tidak mau ekonomi rakyat terganggu, karena prinsipnya Perda itu nantinya mengatur lingkungan agar tidak rusak atau hal-hal lain," pungkasnya.
Saksikan Pameran Batu Murah Akik Kelawing hingga Gendong Istri
Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sungailiat ke-249 pada bulan April mendatang, akan dimeriahkan dengan beragam macam acara perlombaan, baik yang bersifat seremonial maupun hiburan.
"Kita akan memeriahkan HuT Kota Sungailiat tahun ini harus lebih meraih dan mempunyai makna tersendiri," kata Bupati Bangka H. Tarmizi Saat dalam rilis Bagian Humas, PDE dan Santel Setda Bangka kepada Bangkapos.com saat memimpin Rapat Pemantapan HUT Kota Sungailiat ke-249, Kamis (12/3) di ruang OR Bina Praja Kantor Bupati Bangka.
Tarmizi mengharapkan dalam perayaan HUTKota Sungailiat nanti, harus lebih meriah bukan hanya sekedar seremonial belaka saja. "Kita buat yang berbedalah untuk tahun ini, saya minta sumbang dan sarannya supaya lebih meriah," ujar Tarmizi.
HUT Kota Sungailiat yang jatuh pada tanggal 27 April mendatang merupakan hari jadi yang ke-249. Rencananya beragam kegiatan akan disuguhkan dan ditampilkan Pemkab Bangka melalui panitia dan juga dinas terkait.
Diantara kegiatan yang akan dilaksanakan mulai bulan April sampai dengan Mei yakni lomba kebersihan lingkungan termasuk taman kota terbaik, senam pagi, lomba olahraga tradisional, gerak jalan sehat, sidang paripurna HUT Kota Sungailiat, lomba karaoke, parade tarian daerah, lomba menyanyi dan lomba musik, karnaval budaya, lomba baca puisi dan melukis, lomba MTQ aparat, bakti sosial, lomba lintas Bukit Betung, seminar para guru, sepak bola, lomba gaple, peragaan busana pengantin, lomba nasi goreng untuk bapak-bapak, lomba majalah dinding siswa, peletakan Batu Murah pertama pasar Kenanga, lomba siskamling, lomba sepeda santai, lomba membaca Asmaul Husna untuk ibu-ibu majelis taqlim, pameran Batu Murah Akik Kelawing, lomba ngambin (menggendong) istri, lomba kebersihan tempat ibadah, ceramah agama, peresmian pasar Sungailiat, lomba rebana dan lomba rias istri.
Sementara Asep Setiawan, Kepala BLH Bangka mengharapkan adanya ciri khas dalam acara HUT Kota Sungailiat ini.
"Kita kalau bisa pak, jangan makan prasmanan, namun kita buat acara Sepintu Sedulang waktu paripurna nanti atau lainnya," saran Asep.
Ratusan Paket Batu Murah Akik Kelawing Dikirim dari BAnjarnegara
Setiap bulan ada ratusan paket pengiriman bahan Batu Murah mulia dari BAnjarnegara ke luar, mulai dari Jawa, Purwokerto, hingga Papua.
Fika bagian Accounting di Pos pusat BAnjarnegara mengatakan pengiriman paket Batu Murah beberapa bulan terahir begitu ramai. Dia mengaku setiap bulannya bisa mencapai ratusan paket yang dikirimkan dari BAnjarnegara.
“Banyak sih, kita gak hitung berapa pastinya, tapi ratusan ada setiap bulan,” katanya, di kantor Pos Pusat BAnjarnegara, Rabu (11/3).
Tak beda dengan Pos, perusahaan jasa pengiriman lainnya seperti TiKi juga ikut kebagian orderan, Dalam sehari kata Ana, pihaknya bisa mengirimkan belasan paket Batu Murah dari konsumennya. Batu Murah-Batu Murah BAnjarnegara katanya banyak dikirim ke wilayah Jawa dan Purwokerto. Berat Batu Murah yang dikirimpun variatif, mulai dari berat satu kilo hingga bongkahan yang beratnya mencapai 10 kiloan.
“Kadang ada yang dipotong kotak-kotak gitu, kadang ada yang ngirim itu masih bongkahan besar, beratnya sampai 10 kiloan itu pernah juga,” katanya.
Pos dan TiKi mematok tarif biasa, seperti halnya pengiriman paket umum. Mereka juga menawarkan paket pengiriman yang sama, ada paket cepat yang sehari bisa sampai tujuan, ada paket yang biasa dengan tarif yang lebih murah.
“Paket biasa waktunya dua hingga tiga hari,” kata Ana.
Pihak TiKi juga akan memasang packing bahan kayu untuk menjaga Batu Murah yang dikirim konsumennya tidak pecah. Untuk packing akan dikenakan biaya sesuai dengan besaran Batu Murah yang dikirim, untuk ukuran terkecil akan dikenakan biaya Rp 15 ribu. (*)
Remaja dan Batu Murah Akik Kelawing
Memberanikan Diri, Beli Pakai Uang Sendiri
KEINDAHAN Batu Murah Akik Kelawing enggak cuma disukai oleh orangtua aja. Sekarang, fenomena Batu Murah Akik Kelawing ini sudah mulai digandrungi oleh semua kalangan usia. Ketenaran Batu Murah Akik Kelawing bahkan sampai menjadi trending topic di mana-mana. Ditambah, Batu Murah ini sudah mulai banyak dipakai oleh public figure. Bukan cuma keindahannya yang terkenal, namun harga dari Batu Murah ini juga cukup mahal lho, guys.
Makanya wajar kalau untuk saat ini banyak kita temukan para kolektor Batu Murah Akik Kelawing hanya orang-orang yang sudah memiliki penghasilan sendiri. Nah, berikut ini ada juga lho teman-teman kita yang ingin berbagi cerita mereka tentang Batu Murah Akik Kelawing yang mereka miliki. Yuks, langsung aja kita simak komentar berikut ini.
Komentar pertama dilontarkan oleh siswa asal SMA 1 Tenggarong, Riza Haryadi Kusuma Wardana. Riza mengaku sempat ditertawakan temannya, karena ia memakai cicin Batu Murah Akik Kelawing.
“Banyak yang kaget, ada juga yang mengolok-olok. Tapi, karena sudah demam Batu Murah Akik Kelawing, lama-kelamaan teman-teman aku jadi biasa aja,” ujar cowok penghuni kelas XII IPS 1 ini. Di antara koleksi Batu Murah Akik Kelawing yang Riza miliki, ada salah satu yang menjadi favoritnya.
“Nama Batu Murahnya Kalimaya Opal dari Australia, ini jadi favorit aku soalnya bagus banget, dan pas aku pakai rasanya cocok aja, he-he,” kata cowok penyuka genre musik pop ini.
Selanjutnya datang komentar dari Abi Rafdi Syapruli asal SMA 2 Samarinda. Abi merasa lebih percaya diri semenjak memakai Batu Murah Akik Kelawing pemberian pamannya. “Awalnya tahu Batu Murah Akik Kelawing dari paman, pas lihat-lihat koleksi beliau aku jadi tertarik pengin punya juga. Aku punya dua Batu Murah Akik Kelawing di rumah, semuanya masih pemberian dari paman, belum bisa beli sendiri. He-he,” cerita cowok penghuni kelas XII IPS 3 ini. Abi juga menanggapi fenomena Batu Murah Akik Kelawing yang sedang digandrungi anak muda saat ini.
“Kalau aku sih enggak mandang tren zaman sekarang apa, atau cocok enggak dipakai anak muda atau orang tua, yang penting itu enak dipakai. Kalau enggak enak dipakai dan enggak cocok sama aku, aku enggak akan pakai,” kata cowok hobi futsal ini.
Berikutnya datang komentar dari Muhammad Taufik cowok asal SMK 5 Samarinda. Berbeda dengan Abi, Taufik malah pakai cicin Batu Murah Akik Kelawing, karena mengikuti tren.
“Jadi pengin juga. Awalnya sih lihat teman yang pakai, eh kok keren. Jadinya ikut pakai juga deh,” ujar cowok kelahiran Samarinda, 31 Desember 1997 ini. Kebetulan orangtua enggak ada yang koleksi Batu Murah Akik Kelawing, Taufik memberanikan diri untuk membeli Batu Murah Akik Kelawing dengan uang sendiri. “Dalam waktu dekat ini aku pengin menambah koleksi lagi, tapi masih hitung-hitung bujet, he-he,” ucap cowok penyuka film Radit dan Jani ini.
Kalau banyak cowok yang terlihat mengoleksi Batu Murah Akik Kelawing, kali ini ada cewek nih yang kabarnya punya koleksi yang sama. “Kebetulan orangtuaku koleksi Batu Murah Akik Kelawing juga, dan hobi koleksi ini menurun ke aku, he-he,” kata siswi asal SMK 1 Samarinda, Maudisya Arbie. Maudi juga mengaku sempat merasa malu pas pakai Batu Murah Akik Kelawing ke sekolah.
“Awalnya ragu-ragu mau pakai ke sekolah, takut ada yang mengejek. Tapi, karena bagus akhirnya aku pakai, ternyata biasa aja respons teman-teman. Malah ada yang pengin pakai juga, he-he,” tutup siswi penghuni kelas X Marketing 1 ini. (
===========================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar